KangBoed mengembalikan jati diri bangsa | Iman | Cinta | Kasih Sayang | Persahabatan

Hakikat Hidup

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

Hidup adalah satu perjalanan dalam pencarian
Sadar maupun tidak sadar setiap jiwa ini dituntun kesana
Ya ya pencarian, pencarian akan hakikat hidup
Kedamaian, Kesadaran dan Kebenaran yang sejati

Salah dan benar hanyalah sebuah perjalanan
Perjalanan mencari sesuatu yang telah lama hilang
Sesuatu yang sangat dirindukan setelah sekian lama
Ya dulu kita berkumpul dan bersatu dalam HaribaanNYA

Alangkah lebih baiknya jika sang diri mulai menyadari akan pencariannya
Meninggalkan batasan dan ukuran yang selama ini dipakai
Ya sadarilah pencarian itu tidaklah akan pernah berakhir
Sampai akhirnya waktu pun sudahlah habis terbuang percuma

Panca indera bukanlah patokan maupun ukuran kita
Ingat panca indera hanya untuk perlengkapan di sini
Ya panca indera hanyalah barang baru yang akan hancur termakan waktu
Tiada sedikitpun kekekalan dan keabadiannya

Apa yang kita lihat, Apa yang kita dengar
Apa yang kita tangkap dari luar diri kita
hanyalah menimbulkan ilusi dan kepalsuan
Akal pikiran, logika, Angan angan itulah dunia kepalsuan

Tetapi ternyata di dalam diri kita ada sesuatu bagian yang lama sekali
Dia kekal dan abadi dan selalu merindukan jalan pulang
Dia sebuah daging yang bernama hati Nurani yang terdalam
Sebagai pancaran dari ruh kita yang kekal abadi

Ya Hati ini ternyata sungguh dahsyat dan luar biasa
Disanalah letaknya kedamaian
Disanalah munculnya cinta dan kasih sayang
Disanalah terbitnya keikhlasan dan ketulusan

Sekali lagi hatii, adalah ladang kita yang harus kita bersihkan
Kita cabuti rumput dan semak belukar yang tumbuh disana
Bersihkan dengan sungguh sungguh pertobatan
Sehingga ketika benih cinta kepada Allah ditanamkan maka benih itu akan tumbuh subur

Benih itu akan tumbuh dan tumbuh menjadi sebuah pohon
Belajar berbunga dan belajar berbuah walaupun buahnya masih masam
Kemudian buah itu semakin mengkal dan akhirnya berbuah lebat dan sangat manis sekali
Berguna bagi semua orang tanpa kecuali ….

Ya hanya dari sebuah hati yang sudah dibangkitkan dari kematiannya
Hati yang sudah hidup dan memancarkan sinar kehidupan
Hati yang terdalam sungguh suatu ukuran yang nyata dalam perjalanan kita
Yaaaa hati yang hiduuup makin hiduup dan tambah hiduuup

RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Comments (92) Trackbacks (2)
  1. hidup penuh hikamah kang sangat enak kalau kita nikmati
    salam,

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Dalam perjalanan hidup ini tidak ada orang yang tidak mendapat ujian walaupun kadarnya berbeda-beda namun ujian itu pasti ada.

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Semua yang ada dalam genggaman kita pada dasarnya hanya asesoris dan hiasan termasuk gelar akademis, kekayaan, harta dan keduaniaan lainnya. Kalau sudah selesailah semua, giliran pintu kematian yang akan dirasakan seluruh umat manusia.

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (QS.21:35)

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 28:77)

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Ada sesuatu yang kita akam dimiliki secara abadi sampai di akherat. dan juga yang hanya didunai ini. Maka jadikan dunia ini sebagai sarana dan mencari bekal untuk masuk ke alam selanjutnya. Karena alam yang akan dilalui manusia hanyalah one way, satu tiket. Alias tidak bisa balik lagi. Waspadalah, berhati-hati, bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan beramal ketika didunia ini.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Setiap orang yang berakal sehat tentunya ketika dihadapkan antara dua pilihan, yang satu sedikit, kurang bermanfaat, hanya sebentar dan kemudian hilang, kenikmatannya pun diselubungi kekhawatiran. Sedang yang satu lagi, lebih besar kuantitasnya, lebih berbobot manfaatnya, murni, tanpa perlu khawatir akan sesuatu, dan senantiasa abadi.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Tentu tanpa ragu lagi, pilihan yang terakhir inilah yang akan diambil. Ini yang membedakan manusia dengan binatang, bahkan binatangpun mengerti, -walaupun sedikit- mana yang bermanfaat baginya, mana yang membawa bencana.

    [Reply]

    Abula Reply:

    Saya pun dengan tanpa ragu lagi akan memilih yang lebih besar kuantitasnya, lebih berbobot manfaatnya, murni, tanpa perlu khawatir akan sesuatu, dan senantiasa abadi.

    dwi budi santoso Reply:

    puisinya indah kang

    [Reply]

  2. bangsa adalah rumah kita, jagalah seperti menjaga diri!

    eee…mas, tnks dah dipasang linkQ!

    salam sukses…

    [Reply]

    dwi budi santoso Reply:

    salam sukses kembali mas

    [Reply]

  3. Apabila seseorang sudah tetap hatinya kepada kebenaran, maka tak dapat tiada orang itu akan terangkat kepada kedudukan yang lebih mulia dan tinggi. Orang yang demikian itu akan mengarahkan segala perjalanan dan perjuangannya kepada yang benar, kepada segala pekerjaan yang hak dan diridhai Allah. http://eyangresi313.blogspot.com/ Manusia yang sudah sampai kepada tingkatan martabat yang demikian itu, tak dapatlah lagi ia digoda dan dibelokkan oleh pengaruh hawa nafsunya dan oleh dorongan syahwatnya kekiri dan ke kanan lagi daripada jalan yang lurus dan benar.

    Setuju Kang Boed………sukses ya !

    [Reply]

  4. Hidup adalah pengorbanan

    [Reply]

    Abula Reply:

    apa yang dikorbankan mas??

    [Reply]

    dwi budi santoso Reply:

    korban perasaan kali mas,..

    [Reply]

    Munir ardi Reply:

    Pengorbanan dgn harta dan tenaga untuk mendapatkan rahmatNya

    PUTRI MALU Reply:

    Termasuk korban waktu dan materi bla kita tidak mampu memanagenya.
    Ciaaaahhh ketinggian bahasanya …

  5. Hidup adalah perjuangan

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    teruslah berjuang

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    perjuangan tanpa mengenal lelah

    [Reply]

    Abula Reply:

    berjuang dengan penuh semangat

    dwi budi santoso Reply:

    sampai nanti suatu saat

    PUTRI MALU Reply:

    Ikut berjuang.

    [Reply]

  6. Kami percaya bahwa Fakta-Fakta yang Mengungkap Hakikat Hidup menawarkan sebuah penjelasan mengenai sifat yang sesungguhnya dari kehidupan manusia

    [Reply]

    Abula Reply:

    sebuah penawaran yang selayaknya diterima…,,,

    [Reply]

    dwi budi santoso Reply:

    setuju dengan yang diatas

    [Reply]

  7. Seorang manusia dapat dinilai kecerdasannya dari pilihannya. Orang yang cerdas memilih sesuatu dengan alasan yang tepat. Orang yang bodoh pandangannya lemah, sehingga baginya beberapa pilihan yang ada di depannya adalah hal yang sama, yang membedakan hanya keinginan pribadi, hanya kecenderungan nafsu.

    [Reply]

    Abula Reply:

    menentukan pilihan dengan dasar yang tepat…,,,

    [Reply]

  8. Sebuah kehidupan pendek dan penuh tipuan yang didalamnya keinginan duniawi terlihat menarik dan penuh janji, namun kenyataannya terkadang bertolak belakang.

    [Reply]

    Abula Reply:

    bertolak belakang dengan apa mas????

    [Reply]

    dwi budi santoso Reply:

    dengan yang didepannya

    [Reply]

  9. Berbicara masalah hakekat hidup sebenarnya membutuhkan rincian yang sangat panjang dan terinci. Namun secara ringkas, hakikat hidup bisa terungkap dari pernyataan Ali bin Abi Thalib. Menurutnya, awal kehidupan adalah tangisan, pertengahannya adalah ujian dan ujungnya adalah kefanaan. Ketika anda lahir anda menangis, dan tangisan itu akan menjadi warna kehidupan. Saat anda sedih dan juga bahagia terkadang ditandai dengan tangisan.

    [Reply]

    Abula Reply:

    benar2 jadi bingung saya…

    [Reply]

    dwi budi santoso Reply:

    tenang dulu mas, biar nggak bingung

    [Reply]

  10. sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20)

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    saya jadi dapat ilmu dari postingan di atas, ditambah dengan komentar para sahabat.

    [Reply]

  11. 970

    [Reply]

    Abula Reply:

    sejak 13 Desember 2009 dilarang berhitung lagi ya…

    [Reply]

  12. 972

    [Reply]

    Abula Reply:

    sejak 13 Desember 2009 dilarang berhitung ya…

    [Reply]

  13. Rebut flashdisknya

    [Reply]

    Abula Reply:

    juga bukunya,,,, biar tambah pintar… dan semangat hidup…

    [Reply]

  14. Semoga saja bisa ngacir

    [Reply]

    Abula Reply:

    ngacir kemana mas,, menemukan hakikat hiudp??? :D :D

    [Reply]

  15. Salam sayang selalu

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    kembali sayang…

    [Reply]

  16. hakikat hidup karus dipahami

    [Reply]

    Abula Reply:

    kalo ga bisa memahami, apakah yang terjadi????

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Tapi kalau sulit dipahami? gimana dong?

    [Reply]

  17. untuk menjadi manusia yang dapat memahami diri

    [Reply]

    Abula Reply:

    apa urgensinya memahami diri sendiri???

    [Reply]

  18. dapat berharga bagi sesama

    [Reply]

    Abula Reply:

    kenapa harus berharga mas,,, apa bedanya dengan berguna bagi sesama???

    [Reply]

  19. Saling berbagi..

    [Reply]

    Abula Reply:

    berbagi yang bisa dibagi..

    [Reply]

  20. Dan merasakan indahnya kebersamaan

    [Reply]

    Abula Reply:

    nikmat…sedaaappp…

    [Reply]

  21. perjuangan yang senantiasa diiringi dengan doa

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Doa yang senantiasa dibarengi usaha.

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Usaha tanpa pernah takut akan kegagalan.

    [Reply]

  22. kerja yang tidak mengenal putus asa.

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Putus asa adalah racun kehidupan.

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    yang akan menggerogiti jiwa sehingga timbul rasa takut untuk berbuat

    [Reply]

  23. Senantiasa berharap kesuksesan yang tentunya diiringi dengan kerja keras,

    [Reply]

  24. Selama hayat masih dikandung badan, jangan pernah mengenal kata menyerah..

    [Reply]

  25. menyerah hanya ada dalam kamus orang yang putus asa

    [Reply]

    Abula Reply:

    tak ada kata menyerah…..

    [Reply]

  26. resopa temmangingngi namalomo naletei pammase dewata

    [Reply]

    Abula Reply:

    artinya apa ya???

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Wah… pake bahasa bugis.

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    pepatah bugis yang pernah diucapkan pak SBY dulu dalam salah satu sambutannya.

    PUTRI MALU Reply:

    yang berarti hanya dengan usaha yang tidak mengenal lelah, akan membuahkan hasil yang senantiasa diridhoi oleh Allah SWT

  27. RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fulllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  28. pamuji rahayu..

    wah kangboed.. disini orang orang penasehat semua ya.., hehehe.. setuju saja ya kangboed..
    nuhun
    salam sihkatresnan
    rahayu..,

    [Reply]

  29. hakikat hidup ?! hanya satu yaitu ibadah kepada Allah, tidaklah jin dan manusia diciptakan kecuali untuk beribadah !

    mencari link balik bukanlah hakikat hidup, tp mencari link balik hanya untuk menghidupi blog kita sekaligus belsilaturahim sesama blogger, he he he !

    [Reply]

  30. Kunjungan tengah malam…. saat kangboed sedang pulas…hehehe…

    [Reply]

  31. Hanya ada dua hal yang kita cari dan cermati dalam hidup ini, yaitu mencari ketenangan dan kebahagiaan di dunia dan amal ibadah yang cukup untuk bekal pulang menghadapNYA. Keduanya harus seimbang. Jika berat sebelah maka yang akan terjadi adalah ketidak seimbangan. Jika berat ke dunia, maka manusia itu akan cenderung sombong, serakah dan selalu tidak berkecukupan walaupun sudah bisa membeli sebuah pulau. Sebaliknya jika terlalu berat ke akhirat, maka manusia tersebut tidak akan menghiraukan dunia dan cenderung merasa dirinya paling benar, paling suci. Padahal ada satu pepatah carilah dunia sebanyak-banyaknya seakan-akan kita akan hidup selamanya, dan beribadah/berbuat amal baik seakan-akan kita akan matia besok.

    Salam kangen.

    [Reply]

  32. Pengorbanan dgn harta dan tenaga untuk mendapatkan rahmatNya itulah yg harus dilakukan

    [Reply]

    Munir ardi Reply:

    Hidup oh hidup

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Hidup penuh dengan romantika

    [Reply]

  33. Bgmn aku bisa menjalanimu dgn segenap pemujaan cinta

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Pasrah dengan apa yang ada , dan terus berusaha seoptimal mungkin

    [Reply]

  34. Berilah aku kekuatan agar tetap di jalanmu ya Allah

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Amin ya Rabbal Alamin

    [Reply]

  35. Aku bagai debu di padang pasir terempas badai terbakar panas

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    terbang terbawa kemana angin berhembus

    [Reply]

    PUTRI MALU Reply:

    Terhempas tak tentu arah…
    nggak mau ah..

    [Reply]

  36. Fakta-Fakta yang Mengungkap Hakikat Hidup menawarkan sebuah penjelasan mengenai sifat yang sesungguhnya dari kehidupan manusia

    [Reply]


Leave a comment