<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Krisis Multi Dimensi di Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html</link>
	<description>mengembalikan jati diri bangsa &#124; Iman &#124; Cinta &#124; Kasih Sayang &#124; Persahabatan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 02:02:37 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-#comment-57490</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:26:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57490</guid>
		<description>Begitu pula orang yang diperbudak nafsu amarah, pikirannya penuh kekejian, dendam membara, tutur kata penuh angkara murka, tindakan menjadi tidak terkendali dan hina. Dan sudah pasti dia tidak pernah disukai oleh orang lain, sehingga hari-harinya penuh ketegangan. Na’udzubillahi min dzalik....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu pula orang yang diperbudak nafsu amarah, pikirannya penuh kekejian, dendam membara, tutur kata penuh angkara murka, tindakan menjadi tidak terkendali dan hina. Dan sudah pasti dia tidak pernah disukai oleh orang lain, sehingga hari-harinya penuh ketegangan. Na’udzubillahi min dzalik&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-#comment-57489</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:26:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57489</guid>
		<description>Begitu pula orang yang diperbudak nafsu amarah, pikirannya penuh kekejian, dendam membara, tutur kata penuh angkara murka, tindakan menjadi tidak terkendali dan hina. Dan sudah pasti dia tidak pernah disukai oleh orang lain, sehingga hari-harinya penuh ketegangan. Na’udzubillahi min dzalik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu pula orang yang diperbudak nafsu amarah, pikirannya penuh kekejian, dendam membara, tutur kata penuh angkara murka, tindakan menjadi tidak terkendali dan hina. Dan sudah pasti dia tidak pernah disukai oleh orang lain, sehingga hari-harinya penuh ketegangan. Na’udzubillahi min dzalik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-#comment-57485</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:24:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57485</guid>
		<description>Bahkan kita lihat ada orang yang melumuri dirinya dengan perbuatan yang sangat rendah karena diperbudak oleh syahwat. Dia berzina dan memperkosa, sehingga menghancurkan nilai-nilai yang ada pada dirinya dan juga menghancurkan orang lain, semata-mata karena diperbudak oleh syahwat. Padahal kalau klita lurus di jalan Allah maka kita akan mendapatkan ganjaran dari setiap aktivitas yang kita lakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bahkan kita lihat ada orang yang melumuri dirinya dengan perbuatan yang sangat rendah karena diperbudak oleh syahwat. Dia berzina dan memperkosa, sehingga menghancurkan nilai-nilai yang ada pada dirinya dan juga menghancurkan orang lain, semata-mata karena diperbudak oleh syahwat. Padahal kalau klita lurus di jalan Allah maka kita akan mendapatkan ganjaran dari setiap aktivitas yang kita lakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-#comment-57480</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:15:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57480</guid>
		<description>Sepatutnya kita merenungkan firman Allah berikut: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi [18]: 28)...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepatutnya kita merenungkan firman Allah berikut: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi [18]: 28)&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-#comment-57479</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:14:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57479</guid>
		<description>Sepatutnya kita merenungkan firman Allah berikut: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi [18]: 28).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepatutnya kita merenungkan firman Allah berikut: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi [18]: 28).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57476</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:13:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57476</guid>
		<description>Bebas dari Perbudakan Nafsu

Nafsu adalah bagian dari karunia Allah yang melengkapi kehidupan kita menjadi bahagia, bahkan mulia. Namun, nafsu harus terkendali. Kita lihat orang-orang yang diperbudak oleh nafsu syahwat, hari-harinya hanya memikirkan kemaksiatan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bebas dari Perbudakan Nafsu</p>
<p>Nafsu adalah bagian dari karunia Allah yang melengkapi kehidupan kita menjadi bahagia, bahkan mulia. Namun, nafsu harus terkendali. Kita lihat orang-orang yang diperbudak oleh nafsu syahwat, hari-harinya hanya memikirkan kemaksiatan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57470</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:10:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57470</guid>
		<description>Allah juga berfirman: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah [2]: 216).

Dengan kata lain, silakan memiliki keinginan tapi pastikan keinginan itu menjadi pengantar ke jalan yang lurus dan ikhtiar di jalanNya, serta serahkanlah kepada Allah apa yang terbaik menurut Allah semata. Insya Allah dengan ini kita akan bebas dari penderitaan disiksa oleh keinginan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allah juga berfirman: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah [2]: 216).</p>
<p>Dengan kata lain, silakan memiliki keinginan tapi pastikan keinginan itu menjadi pengantar ke jalan yang lurus dan ikhtiar di jalanNya, serta serahkanlah kepada Allah apa yang terbaik menurut Allah semata. Insya Allah dengan ini kita akan bebas dari penderitaan disiksa oleh keinginan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57467</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:09:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57467</guid>
		<description>Allah berfirman: “… kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Seseungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya.” (Ali Imran: [3]: 159).

Sempurnakan ikhtiar, dan bertawakkallah karena tawakkal itulah hakikat keinginan. Yang terbaik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Begitupun sebaliknya, buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Allah berfirman: “… kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Seseungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya.” (Ali Imran: [3]: 159).</p>
<p>Sempurnakan ikhtiar, dan bertawakkallah karena tawakkal itulah hakikat keinginan. Yang terbaik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Begitupun sebaliknya, buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57466</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:09:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57466</guid>
		<description>Kita harus selalu berpikir jernih. Keinginan yang harus kita penuhi adalah keinginan yang disukai oleh Allah, yakni keinginan yang bisa menjadi amal shaleh dan bekal untuk kepulangan kita ke akhirat. Dengan demikian, perjuangan kita pun akan menjadi ibadah. Dapat atau tidak yang kita inginkan, insya Allah tetap menjadi amal kebaikan dan bisa menjadi bekal pulang yang bernilai..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita harus selalu berpikir jernih. Keinginan yang harus kita penuhi adalah keinginan yang disukai oleh Allah, yakni keinginan yang bisa menjadi amal shaleh dan bekal untuk kepulangan kita ke akhirat. Dengan demikian, perjuangan kita pun akan menjadi ibadah. Dapat atau tidak yang kita inginkan, insya Allah tetap menjadi amal kebaikan dan bisa menjadi bekal pulang yang bernilai..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57462</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:07:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57462</guid>
		<description>Lihatlah orang yang disiksa oleh keinginan memiliki rumah megah, mobil baru, penampilan yang selalu trendi, hari-harinya benar-benar hari-hari yang terjajah. Tidak layak kita menggadaikan ini untuk meladeni setiap keinginan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lihatlah orang yang disiksa oleh keinginan memiliki rumah megah, mobil baru, penampilan yang selalu trendi, hari-harinya benar-benar hari-hari yang terjajah. Tidak layak kita menggadaikan ini untuk meladeni setiap keinginan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57457</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:05:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57457</guid>
		<description>Memiliki keinginan adalah sesuatu yang sangat manusiawi, bahkan manusia bisa maju dan berprestasi karena keinginan. Tetapi, jikalau hidup diperbudak keinginan sampai terampas kebahagiaan, ibadah, waktu, pikiran, tenaga, bahkan biaya hanya untuk meladeni keinginan kita, dan keinginan tersebut nyata-nyata tidak membawa manfaat bagi kemuliaan dunia dan akhirat, berarti kita sudah dijajah oleh keinginan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memiliki keinginan adalah sesuatu yang sangat manusiawi, bahkan manusia bisa maju dan berprestasi karena keinginan. Tetapi, jikalau hidup diperbudak keinginan sampai terampas kebahagiaan, ibadah, waktu, pikiran, tenaga, bahkan biaya hanya untuk meladeni keinginan kita, dan keinginan tersebut nyata-nyata tidak membawa manfaat bagi kemuliaan dunia dan akhirat, berarti kita sudah dijajah oleh keinginan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57455</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:04:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57455</guid>
		<description>Hidup yang merdeka adalah:

Tidak Disiksa oleh Banyaknya Keinginan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup yang merdeka adalah:</p>
<p>Tidak Disiksa oleh Banyaknya Keinginan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57453</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:03:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57453</guid>
		<description>Semoga kita menyadari betapa pentingnya membebaskan diri dari belenggu yang akan merusak martabat kita sebagai manusia mulia, karena terjajh oleh sesuatu dan lalai kepada Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga kita menyadari betapa pentingnya membebaskan diri dari belenggu yang akan merusak martabat kita sebagai manusia mulia, karena terjajh oleh sesuatu dan lalai kepada Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57449</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:01:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57449</guid>
		<description>Karena kendatipun kemerdekaan telah diraih oelh bangsa kita, ternyata sebagian besar pemimpin dan rakyatnya – serta boleh jadi termasuk diri kita – masih dijajah oleh bentuk penjajahan yang lain, yang membuat hidup kita tidak bahagia, tidak merdeka, dan tidak mulia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Karena kendatipun kemerdekaan telah diraih oelh bangsa kita, ternyata sebagian besar pemimpin dan rakyatnya – serta boleh jadi termasuk diri kita – masih dijajah oleh bentuk penjajahan yang lain, yang membuat hidup kita tidak bahagia, tidak merdeka, dan tidak mulia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seti@wan Dirgant@Ra</title>
		<link>http://www.kangboed.com/krisis-multi-dimensi-di-indonesia.html/comment-page-3#comment-57446</link>
		<dc:creator>Seti@wan Dirgant@Ra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 23:00:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kangboed.com/?p=395#comment-57446</guid>
		<description>Kita saksikan pula negeri kita yang pernah dijajah Belanda selama kurang lebih 350 tahun, lalu dilanjutkan oleh penjajahan Jepang. Hasilnya, walaupun kini kita sudah merdeka tapi tetap terpuruk dalam ujian yang seakan tiada akhirnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita saksikan pula negeri kita yang pernah dijajah Belanda selama kurang lebih 350 tahun, lalu dilanjutkan oleh penjajahan Jepang. Hasilnya, walaupun kini kita sudah merdeka tapi tetap terpuruk dalam ujian yang seakan tiada akhirnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
