KangBoed mengembalikan jati diri bangsa | Iman | Cinta | Kasih Sayang | Persahabatan

3Nov/0994

Memaknai dan Mengaplikasi Nilai-Nilai Budaya Lokal

merah putih 1Hmm.. Mengembalikan Jati Diri Bangsa.. yayaya.. Mengembalikan Jati Diri Bangsa dengan membangkitkan kembali nilai nilai luhur Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa.. sekali lagi Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa.. Back to Basic.. kembali kepada budaya lokal.. sesungguhnya nilai nilai Budaya lokal ini sangat kaya akan filosofi hidup.. rasa Kebersamaan senasib sepenanggungan.. solidaritas dan sportivitas mengalahkan segalanya.. tulisan yang kedua ini adalah persembahan kang ABULA MEDIA yang baik hati.. dalam urun rembug Non Kontes Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa.. Memaknai dan Mengaplikasi Nilai-Nilai Budaya Lokal.. jika mau mampir silahkan klik judul di bawah ini..

~~~888~~~

Memaknai dan Mengaplikasi Nilai-Nilai Budaya Lokal

Kearifan nilai-nilai sosial budaya lokal dalam aspek kegotongroyongan dan kes­wadayaan patut didayagunakan, diles­tarikan, dan dikem­bangkan. Untuk Apa? Agar men­jadi potensi efek­tif dalam pelak­sanaan pem­berdayaan masyarakat. Dalam kon­teks ini, skup tulisan ini hanya di tataran desa tem­pat saya ting­gal, yaitu di Desa Ciburial.

Nilai-nilai budaya daerah, khusus­nya budaya Sunda, sudah lama dan ber­laku dalam tata kehidupan masyarakat di Desa Ciburial. Nilai-nilai ter­sebut semes­tinya dapat difung­sikan dengan tepat dalam meng­atasi ber­ba­gai masalah kemis­kinan dan per­masalahn sosial lain­nya. Keguyuban, gotong royong, dan keber­samaan harus­lah senan­tiasa digalakan. Dalam hal apa? Tentu saja dalam melak­sanakan ber­ba­gai kegiatan kemasyarakatan dan pem­bangunan di ling­kungan tem­pat ting­gal dengan prin­sip sabilulungan. Apa gunanya? Setidak­nya (apa yang saya impikan), guna menyelesaikan ber­ba­gai masalah sosial masyarakat.

Prin­sip sabilulungan ini akan ter­asa dan ter­lihat begitu indah apabila dalam setiap kegiatan seperti dalam mem­bangun sarana dan prasarana sosial (misal­nya: pem­bangunan jem­batan, MCK, atau per­baikan saluran air yang dibutuhkan oleh masyarakat) dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat. Betapa indah­nya, apabila spon­tanitas masyarakat dalam menolong ang­gota masyarakat lain­nya yang ter­kena musibah, atau dalam mem­bantu mem­bangun rumah tidak layak huni, mewujudkan adanya lum­bung desa, pengadaan dana modal ber­gulir bagi keluarga mis­kin, dan penyeleng­garaan kegiatan sosial lain­nya, begitu tinggi. Hal ter­sebut merupakan per­wujudan ber­sama dalam pemak­naan istilah Sunda nulung kanu butuh, nalang kanu susah (bahasa Indonesia-nya apa ya??).

Intinya, kem­bali memak­nai dan meng­aplikasi nilai-nilai sosial budaya (dalam hal ini  aspek kegotongroyongan dan kes­wadayaan) merupakan ben­tuk upaya dalam meng­atasi ber­ba­gai masalah sosial yang ada. Semoga. Salam Bhin­neka Tung­gal Ika.

~~~888~~~

Sahabat Sahabatku semuanya.. pemak­naan istilah Sunda nulung kanu butuh, nalang kanu susah.. menolong yang membutuhkan pertolongan dan membantu yang sedang kesusahan.. sungguh merupakan kerukunan antar umat.. rasa kebersamaan saling tolong menolong yang sulit ditemukan di saat sekarang ini.. Mengapa kita harus malu dengan budaya sendiri dan lebih menyenangi budaya orang lain.. mari kita hidupkan lagi nilai nilai budaya lokal.. mari sahabat semuanya kita memaknai dan mengaplikasi nilai nilai budaya lokal.. back to basic mengembalikan jati diri bangsa..

RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank

I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Saresehan Budaya Spiritual Nusantara , Semangat Sumpah Pemuda Mengembalikan Jati Diri Bangsa , Sejarah Sumpah Pemuda , Bangun Rasa Kebersamaan untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa , Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa , hmm.. Mengembalikan Jati Diri Bangsa , Triwikrama Budaya Sarana Mengembalikan Jati Diri Bangsa, Mengembalikan Jati Diri Bangsa 2 , Mengembalikan Jati Diri Bangsa 3 , Mengembalikan Jati Diri Bangsa 4 , Komeng untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Comments (94) Trackbacks (10)
  1. wah, ne terasa banget di desa, di kota sudah banyak individualis dan cew manis2 kang, jadi inget kampung aq he he

    [Reply]

    alamendah Reply:

    di kampung juga banyak…

    [Reply]

    alamendah Reply:

    uaaaacchhhhhh….

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Uacchhh,,

    Dangstars Reply:

    Trexxx

    Abula Reply:

    ya di Desa Ciburial cewe manis2 tidak kalah sama yang di kota lho…

    [Reply]

    Abula Reply:

    kalah dikit lah… :D

    Dangstars Reply:

    permisi..

    Fitri Reply:

    tersaingi dong aku.

    [Reply]

    Abula Reply:

    dikiiit lah…

    Dangstars Reply:

    Ikutan ah…

    [Reply]

    Abula Reply:

    Mengembalikan Jati Diri Bangsa dengan membangkitkan kembali nilai nilai luhur Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa..

    Dangstars Reply:

    Lagiii

    [Reply]

    Abula Reply:

    Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa….

    Dangstars Reply:

    Lkagiiii lagfiii

    [Reply]

    Abula Reply:

    Back to Basic.. kembali kepada budaya lokal..

    Fitri Reply:

    Manisan mana sama aku?

    [Reply]

    Abula Reply:

    manisan mana ya, wah kudu dicobaan heula … :D

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Lagiiiii atuuuuhhh

  2. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!

    [Reply]

    Fitri Reply:

    boleh.

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Boleh….

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Lanjuuutt

    Dangstars Reply:

    Siiipppp

  3. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    Ikut kang Alam diposisinya

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Waw….kereeennnn

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    ikuuuutttt

    Abula Reply:

    sesungguhnya nilai nilai Budaya lokal ini sangat kaya akan filosofi hidup..

    Fitri Reply:

    izin sedang diproses.

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    proses vulkanisir

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    masak dingin atau panas

  4. (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    Tetap ikut kang Alam di posisinya

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Kang Dadang juga

    [Reply]

    Abula Reply:

    solidaritas dan sportivitas mengalahkan segalanya..

    Abula Reply:

    Memaknai dan Mengaplikasi Nilai-Nilai Budaya Lokal..

    Fitri Reply:

    boleh…tapi berkasnya ada yang kurang nih.

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Kurang apaan tuhhhh

    [Reply]

    Abula Reply:

    Kearifan nilai-nilai sosial budaya lokal dalam aspek kegotongroyongan dan kes­wadayaan patut didayagunakan, diles­tarikan, dan dikem­bangkan.

  5. (maaf) izin mengamankan KEEMPAT dulu. Boleh kan?!

    [Reply]

    Abula Reply:

    maaf izin mengamankan keLIMA dulu. Boleh kan?! :D :D

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    boleh, saya juga mau ah

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    keennaaaakkkzz

    [Reply]

    Fitri Reply:

    boleh dong

    you can

    [Reply]

  6. (maaf) izin mengamankan KELIMAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!

    [Reply]

    Abula Reply:

    saya amankan yang di bawahnya, boleh kan?!

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    masih ada ruang untuk pengamanan paling bawah

    [Reply]

    Fitri Reply:

    izin dilegalisir.

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Ngagoleeerrrr

  7. Cicak dan buaya berseteru?. Amat disayangkan.
    Tapi jika CICAK BERTARUNG MELAWAN BUAYA, SIAPA YANG MENANG

    PASTI BEDA!!!!!!

    [Reply]

    Abula Reply:

    benar2 sang cicak yang pemberani…

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    cicak cicak battle

    [Reply]

    Abula Reply:

    rasa Kebersamaan senasib sepenanggungan..

    Fitri Reply:

    cicak gitu loh..

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Angd buayssss

    [Reply]

    Abula Reply:

    Nilai-nilai budaya daerah, semes­tinya dapat difung­sikan dengan tepat dalam meng­atasi ber­ba­gai masalah kemis­kinan dan per­masalahn sosial lain­nya.

  8. budaya local memang harus kita pelihara kang, masa ikut ikutan budaya luar :)

    [Reply]

    alamendah Reply:

    Luar angkasa, ya?

    [Reply]

    batavusqu Reply:

    luar biasa

    [Reply]

    Fitri Reply:

    That’s amazing and perfect

  9. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    salam rindu kang

    [Reply]

    Abula Reply:

    Keguyuban, gotong royong, dan keber­samaan harus­lah senan­tiasa digalakan.

    [Reply]

  10. akhir kata kuucapkan

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

    I Love You so Much, everything CosmicBoy

    You are man from Malaysia and I am from Indonesia

    [Reply]

    Abula Reply:

    prin­sip sabilulungan.

    [Reply]

  11. Dar..ikuuuuttt

    [Reply]

    Abula Reply:

    Prin­sip sabilulungan ini akan ter­asa dan ter­lihat begitu indah apabila dalam setiap kegiatan seperti dalam mem­bangun sarana dan prasarana sosial (misal­nya: pem­bangunan jem­batan, MCK, atau per­baikan saluran air yang dibutuhkan oleh masyarakat) dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat.

    [Reply]

  12. Rameee tenaannnn

    [Reply]

    Abula Reply:

    Betapa indah­nya, apabila spon­tanitas masyarakat dalam menolong ang­gota masyarakat lain­nya yang ter­kena musibah, atau dalam mem­bantu mem­bangun rumah tidak layak huni, mewujudkan adanya lum­bung desa, pengadaan dana modal ber­gulir bagi keluarga mis­kin, dan penyeleng­garaan kegiatan sosial lain­nya, begitu tinggi.

    [Reply]

  13. Kangboed..hadiirr

    [Reply]

    Abula Reply:

    Hal ter­sebut merupakan per­wujudan ber­sama dalam pemak­naan istilah Sunda nulung kanu butuh, nalang kanu susah.

    [Reply]

  14. Mengejar,

    [Reply]

    Abula Reply:

    kem­bali memak­nai dan meng­aplikasi nilai-nilai sosial budaya

    [Reply]

  15. Tangkaaaapppppzzx

    [Reply]

    Abula Reply:

    aspek kegotongroyongan dan kes­wadayaan

    [Reply]

  16. Lagiiiii

    [Reply]

    Abula Reply:

    meng­atasi ber­ba­gai masalah sosial yang ada

    [Reply]

  17. Menanti yang ngejarr

    [Reply]

    Abula Reply:

    . Semoga.

    [Reply]

  18. Pertamaaaaxxxzzzzz

    [Reply]

    Abula Reply:

    Salam Bhin­neka Tung­gal Ika.

    [Reply]

  19. Keduaaaaxxzzzz…

    [Reply]

    Abula Reply:

    Sahabat Sahabatku semuanya apa kabar???..

    [Reply]

  20. ketigaaaxxzzz

    [Reply]

    Abula Reply:

    pemak­naan istilah Sunda nulung kanu butuh, nalang kanu susah..

    [Reply]

  21. Keopaaaxxxzzz

    [Reply]

    Abula Reply:

    menolong yang membutuhkan pertolongan dan membantu yang sedang kesusahan.. sungguh merupakan kerukunan antar umat..

    [Reply]

    Abula Reply:

    rasa kebersamaan saling tolong menolong yang sulit ditemukan di saat sekarang ini..

    [Reply]

  22. Monggo

    [Reply]

    Abula Reply:

    Mengapa kita harus malu dengan budaya sendiri dan lebih menyenangi budaya orang lain..

    [Reply]

  23. Nebeennngggzzxx

    [Reply]

    Abula Reply:

    mari kita hidupkan lagi nilai nilai budaya lokal..

    [Reply]

  24. laruiiiiiii

    [Reply]

    Abula Reply:

    mari sahabat semuanya kita memaknai dan mengaplikasi nilai nilai budaya lokal.. back to basic mengembalikan jati diri bangsa..

    [Reply]


Leave a comment