KangBoed mengembalikan jati diri bangsa | Iman | Cinta | Kasih Sayang | Persahabatan

20Oct/0947

Mengembalikan Jati diri Bangsa 1

Ya ALLAH ampunilah bangsa kami ini !!!..
Ya Tuhan sadarkanlah umatMu ini yang sudah terlalu jauh meninggalkanMu Bukakanlah pintu hati nurani kami bangsa Indonesia ini agar kami menjadi bangsa yang beradab dan jauhkanlah kami dari azabMu Ya ALLAH !..

Mengembalikan Jati Diri Bangsa.. hmm.. Mengembalikan Jati Diri Bangsa.. Wahai manusia Indonesia sadarlah !!! Peringatan TUHAN sudah begitu jelas kepada kita, bencana alam malapetaka silih berganti bersusulan di mulai tahun 2004 ini.. Tragedi kejatuhan pesawat..  gempa bumi silih berganti sambut menyambut semua adalah Peringatan TUHAN..  begitu banyak korban berjatuhan derai tangis dan air mata belumlah mengering.. Peringatan TUHAN ketika di mulai dengan ACEH menangis Indonesia menangis dalam hitungan menit bumi serambi mekah digusur oleh air bah yang begitu besar berpuluh ribu bahkan mungkin beratus ribu manusia mati tanpa nisan.. Sadar dan renungkanlah wahai kawanku dosa dan kesalahan apa yang telah kita perbuat sehingga begitu dahsyat Murka ALLAH..  sadarlah wahai manusia sebelum Tuhan menjatuhkan hukuman yang sebenarnya.. Tuhan masih menyayangi kita manusia sadarlah dan berbaliklah sebelum semua terlambat dan bangsa ini menerima azabNya ???..

Sadarlah wahai saudaraku manusia Indonesia kita sudah terlalu jauh melenceng.. dan menjauh dari TUHAN yang malah sekarang tega teganya engkau perjual belikan.. Hai para manusia Indonesia yang katanya berpendidikan taat beribadah jangan engkau jual ALLAH mu untuk kepentingan diri sendiri engkau bawa umatmu agamamu kekancah politik kekuasaan sadarlah karena tanggung jawab seorang pemimpin umat itu teramat berat sadarlah salah sedikit saja engkau akan mencelakakan umatmu.. Oh begitu beratnya beban yang engkau tanggung wahai para pemimpin umat.. renungkanlah kembali dengan nurani kita yang paling dalam sebelum semuanya terlambat !..

Sadarlah wahai para pemimpinku Negara kita sudah sangat miskin dan diambang kehancuran.. masih tegakah kalian sebagai manusia yang mulia dan mampunyai nurani mempercepat kehancuran Indonesia.. engkau ambil yang bukan hakmu demi kepentingan diri sendiri sadarlah kawan ? Tanggung jawabmu para pemimpin amatlah sangat berat kiranya nuranimulah yang akan menyelamatkanmu sebelum semuanya terlambat !.. Ingat AMANAT itu berat sekali tagihan dan pertanggung jawabannya..

Kita ini semua manusia mahluk ciptaan TUHAN yang paling mulia dan sempurna.. benarkah itu ?.. Coba kita semua bayangkan dan renungkan seperti apakah kita manusia sekarang ini, dimana kedudukan kita sekarang ini?.. Coba anda bayangkan anjing yang disebut orang hina ternyata jauh lebih mulia dari manusia.. coba anjing engkau pelihara engkau kasih makan maka anjing akan tahu siapa tuannya sampai akhir hayatnya setia dia tidak akan berbalik menggigit tuannya tersebut mengapa karena anjing tahu mulang tarima.. sedangkan manusia yang katanya mulia tidak tahu mulang tarima.. coba manusia sekarang ada kesempatan sedikit saja sudah saling sikut saling gigit saling menjatuhkan benarkah seperti itu cukup anda jawab dalam hati anda yang paling dalam ?..

Coba anda bayangkan pepatah sejahat jahatnya harimau / binatang tidak akan memakan anaknya sendiri.. tapi manusia sekarang ini sudah terbalik anak sendiri dimakan, anak membunuh orang tuanya sendiri sedemikian rendahnyakah manusia saat ini ?.. Coba anda bayangkan anjing yang hina masih tahu lelaki atau perempuan tapi manusia yang mulia ini mereka sama ratakan Homo seks, lesbian, biseks, apakah itu manusia yang mulia sedemikian bobroknyakah kita ini?..

Manusia seperti apakah kita ini sekarang sehingga lebih hina dari anjing / binatang.. Mengapa manusia sekarang syareatna manusia hakekatna lebih hina dari binatang sadarlah secepatnya kembalikanlah manusia pada khitahnya sebagai manusia yang beradab bukan biadab, kembalikanlah pada hakekatnya kita ini manusia yang punya akal pikiran dan hati nurani bukan binatang.. Bukankah manusia adalah mahluk ciptaan ALLAH yang paling sempurna dibuat sesuai dengan citra ALLAH sendiri ?.. Kemana semua itu ?.. Sementara ALLAH maha pengasih dan penyayang.. Hai Manusia Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri….. . . .

Bertobatlah wahai engkau manusia Indonesia mintalah pengampunan yang sedalam dalamnya dari hati kita yang paling dalam kepada ALLAH.. berbaliklah dekatkan diri kita pada ALLAH.. selamatkanlah dirimu.. selamatkanlah bangsamu !.. Bertobat dan balik Kepada ALLAH.. Kasihi sesamamu manusia dengan Kasih ALLAH.. Jadilah Manusia Indonesia yang Berbudi pekerti luhur.. sebelum Hukuman Tuhan yang sebenarnya diturunkan atasmu..

Sekali lagi selagi masih ada waktu dan kesempatan mari kita kaji diri kita sedalam dalamnya jika semua yang di uraikan benar adanya cepat ambil keputusan !!!! Bertobatlah.. taubatan nasuha.. mohon ampunanNya.. bukalah pintu hatimu yang selama ini tertutup rapat agar kita semua kembali menjadi manusia sesuai kedudukannya sebagai manusia yang beradab.. Mari kita melangkah bersama dalam CINTA dan KASIH SAYANG.. membangun pribadi pribadi yang berAkhlakul Karimah.. menjadi Kholifah Bumi pemegang Amanat Suci dari ALLAH.. untuk memayu hayuning bawono.. Mengembalikan Jati Diri Bangsa..

RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

Kesadaran Diri SejatiFitrah Diri Manusia , Saresehan Budaya Spiritual Nusantara , Krisis Multi Dimensi di Indonesia , Triwikrama Budaya Sarana Mengembalikan Jati Diri Bangsa, Gempa Tasikmalaya Waspadalah !!! , Gempa Yogyakarta , Rintihan Bumi , Gempa  7,6 SR di Sumatera Barat , Kholifah Bumi Amanat Suci ALLAH , Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa

Comments (47) Trackbacks (38)
  1. kita harus memasyarakatkan istighfar dan mengistighfarkan masyarakat kita kang biar sadar apa yg telah di perbuat selama ini hingga Allah murka dengan semua bencana yg telah terjadi ataukah memang alam yg sudah bosan bersahabat dengan kita..??

    Salam n ay lap yu pull

    [Reply]

    alamendah Reply:

    Semoga buka kemurkaan Allah.

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Mengembalikan Jati Diri Bangsa merupakan salah satu kewajiban kita untuk mengembalikan kekuatan dan Jati Diri Bangsa semula yang pernah dimiliki oleh bangsa indonesia agar tetap berjaya sepanjang masa,

    [Reply]

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Bangsa Indonesia yang sekarang sedang diserbu / dijajah oleh berbagai masalah – masalah yang cukup untuk bisa menghilangkan sedikit JATI DIRI BANGSA kita yaitu berbagai masalah POLITIK, LUAR NEGERI maupun Dalam Negeri, Perkelahian antar suku / adat, Pelecehan oleh berbagai kalangan,

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Perkelahian pelajar dan masih banyak masalah-masalah lainnya yang harus cepat diatasi agar INDONESIA tetap eksis dalam Segala Sesuatunya tentunya yang POSITIF.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Sekali lagi ucapan semangat: Ayo kita mengembalikan jati diri bangsa Indonesia!!! Mengembalikan jati diri bangsa saat ini saya rasa sudah mulai sedikit goyah, apalagi saat ini Bangsa INDONESIA banyak diterpa berbagai permasalahan yang tak kunjung surut. Tapi ini tidak membuat kita sebagai Warga Negara Indonesia menjadi terpencar-pencar satu sama lain gara-gara berbagai cobaan ini ( ingat semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” Berbeda – beda tapi tetap satu jua ).

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Tiap cobaan pasti ada maksud dan tujuan tertentu serta pasti ada manfaat yang dapat kita raih, yaitu Kita harus semakin mengkokohkan Jati Diri kita sebagai Warga Negara Indonesia yang baik serta saling bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang sedang menimpa kita.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Untuk mengembalikan jati diri bangsa saat ini tidak semudah kalian berucap “ayo kita mengembalikan jati diri bangsa”, tetapi juga diiringi dengan berbagai tindakan yang positif dan membangun.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Bukankah dalam otak kita mengandung “1% Pemikiran dan 99% tindakan” ? jadi jika mengandalkan semangat saja dan tanpa tindakan yang serius Jati Diri Bangsa akan sulit untuk dikembalikan. Nah makanya itu bukan hanya ucapan saja yang bisa kita lakukan untuk Indonesia ini.

    Seti@wan Dirgant@Ra Reply:

    Banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia agar bisa tetap seperti 64 tahun yang lalu disaat para pemuda dan pahlawan Indonesia berjuang mati-matian mengorbankan nyawa agar Bangsa kita ( bangsa Indonesia ) Bisa MERDEKA dan diakui oleh bangsa lain ataupun bahkan kita di tahun ini 2009 dapat membuat Jati DIri Bangsa kita kembali dan semakin kuat bahkan kokoh ditiap hati warga negara indonesia.

  2. kemuliaan Manusia memang bukan tanpa tantangan dan halangan kang… jika selamat maka manusia adalah mulia. namun jika tergelincir maka hinalah dia…

    [Reply]

    xitalho Reply:

    manusia diberi hak sepenuhnya untuk mengawal dirinya sendiri.. ke Sorga atau Neraka

    [Reply]

    alamendah Reply:

    Ke neraka sih gak perlu dikawal

    [Reply]

    Abula Reply:

    langkah-langkah menuju surga itu begitu indah … namun sungguh ironis jalan2 keindahan itu banyak tidak ditempuh …

  3. I luv U pul….

    [Reply]

    alamendah Reply:

    pulll tooooooooo

    [Reply]

  4. KELIMAAAAAAAXXXZZZZ

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Maaf Ketinggalaaaaannnzzxxx
    Alloooowwwwwww
    Ngeri ah baca artikel ini..
    Semoga banyak yang sadar yah…buat yang gak sadar…..

    [Reply]

    indo hijau Reply:

    Barusan bangun tidur…jadi udah sadar, tapi mau tidur lagi nich, jadi nggak sadar lagi yach…

    [Reply]

  5. Kemuliaan manusia pada saat dia bersyukur dan tunduk pada semua perintahNYA.
    Kalau masih saja bertuhan pd hawa nafsu, maka tidak lebih tinggi derajatnya dr hewan ternak sekalipun yg msh bisa bermanfaat bagi manusia.
    Semoga Allah swt selalu memberikan kita bimbingan agar berkenan memberikan cintaNYA.
    salam.

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Amiiinnn
    semoga didengarkan dan diijabah doa kita ini

    [Reply]

    indo hijau Reply:

    Amin, amin, amin.

    [Reply]

  6. du baca postingan jadi takut nih, banyak dosa sih, moga-moga di benerin kedepan jalan ku ama Allah. amin..

    [Reply]

    Dangstars Reply:

    Gak usah…Takut Om…
    Ini bukan nakutin..kok
    mari intropeksi diri agar kita kembali dan selalu dijalan yang lurus..

    [Reply]

  7. Ketinggalannnnnnxxxxxxxxxxxxx……. i-kutannxxxxxxxxxx

    [Reply]

  8. Sesungguhnya dunia adalah ‘darul-bala’ (tempat ujian). Siapa yang tidak mendapat ujian atau musibah dalam hartanya, akan diuji jasadnya. Siapa yang tidak diuji jasadnya akan diuji anak-anaknya. Maka sudah merupakan sunnatullah bahwa setiap insan pastilah akan mendapatkan ujian dan cobaan baik berupa keburukan atau kebaikan. Allah SWT berfiman, artinya, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah” (QS. al-Balad: 4).
    Abdul Malik bin Abhar berkata, “Tidak ada seorang manusia pun, melainkan akan diuji dengan kesehatan untuk melihat apakah ia mensyukurinya. Atau diuji dengan musibah untuk melihat apakah ia bersabar atasnya”.
    Allah SWT telah mengabarkan bahwa kehidupan di dunia ini adalah ujian dan cobaan sebagaimana firmanNya, artinya, “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. al-Mulk: 2) dalam firmanNya yang lain, artinya, “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiya`: 35).
    Saudaraku .. apabila engkau telah yakin bahwa engkau tidak akan terhindar dari ditimpanya sebuah cobaan ataupun ujian, maka apakah engkau telah menanamkan dalam dirimu sebuah kesabaran, jika mendapati ujian keburukan? Dan apakah engkau siap bersyukur terhadap kebaikan yang diberikan serta ridha terhadap taqdir?
    Sesungguhnya kebenaran iman seseorang tidak akan tampak dengan jelas, kecuali ketika ia tertimpa suatu musibah, maka saat itulah akan terlihat secara jelas perbedaan orang yang sabar dan orang yang murka (terhadap musibah tersebut). Antara orang yang beriman dan orang yang ragu-ragu.
    Sebagian ulama Salaf berkata, “Saya melihat kebanyakan manusia mengalami kegelisahan yang sangat mendalam melebihi batas ketika tertimpa sebuah musibah seolah-olah mereka tidak tahu bahwa dunia ini memang diadakan untuk hal itu. Bukankah orang yang sehat tidaklah menunggu kecuali kapan datangnya sakit? Orang yang dewasa tidaklah menunggu kecuali kapan datangnya masa tua? Dan sesuatu yang ‘ada’ (selain Allah SWT) tidaklah menunggu melainkan kapan ‘ditiadakan’.’

    [Reply]

    Alwi Reply:

    Maaf Komenxxx nya panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnggggggggggggggggggggggg

    [Reply]

    indo hijau Reply:

    Dan laaaaaaaaaaaaaaammmmmmmaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………..

    [Reply]

  9. maju trs indonesia, semoga tetap jaya di darat dan di udara ha ha

    [Reply]

  10. Mahluk yang paling mulia sekaligus paling jahat dimuka bumi ini adalah manusia, jika dia berfikiran positif maka ia akan menjadi manusia yang mulia, tetapi jika dalam otaknya adalah kejahatan makan ia akan berubah menjadi mahluk yang paling jahat. Sifat baik dan buruk pada manusia seperti dua sisi mata uang.

    [Reply]

  11. Tuhkan, yang sering menjahili teman atau tetangga kudu sadar. Peringatan dari yang maha kuasa tidak pilih bulu, jika kita berada didekat orang yang akan dilaknat oleh Allah maka ada kemungkinan kita akan terkena getahnya. Akang…I Love You Fulll…

    [Reply]

  12. kumaha kang boed, I Miss Your 1st Comment Kang

    [Reply]

  13. Saiki kok ora tau mojok neng mahku tongkang :D

    [Reply]

    Alwi Reply:

    Kangboed ….Lagi bertapa Kang Wandi !!! Biar tambah sakti mandraguna di dunia perblogeran….hahaha…hahah…

    [Reply]

  14. jadilah diri sendiri..

    [Reply]

    omagus Reply:

    jangan meniru orang lain

    [Reply]

  15. Pancasila sebagai way of life memiliki nilai luhur bangsa yang layak di aplikasikan dalam hidup sehari-hari.
    Sila Ketuhanan Yang Maha Esa tentu mengharuskan pemeluk agama melakukan kewajibannya dengan baik dan benar serta ikhlas.
    Salam hotz dari Jombang

    [Reply]

  16. Menggenggam erat jati diri bangsa tak berarti menutup diri dari pergaulan internasional. Namun didepan mereka tetap kita tunjukkan jati diri kita sebagai bangsa yang ramah, beradab, santun dan hal2 yang positif lainnya.
    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]


Leave a comment