Negeri Kaya Tapi Miskin
Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin | Negeri Kaya Tapi Miskin.. hahahaha.. bener bener Negeri Kaya Tapi Miskin..
Mantan Presiden BJ Habibie mengatakan, Indonesia sebetulnya negara yang kaya. Namun, sayangnya, kenyataannya justru sebaliknya. Negara ini bisa dibilang miskin, terutama nasib penduduknya. “Kita ini negeri kaya, tetapi miskin. Sumber daya alam melimpah, tetapi banyak penduduk miskin? Kenapa bisa begini? Apa solusinya?
Caranya, tidak lain, kita harus mulai mengubah dari mengandalkan SDM menjadi berorientasi pada sumber daya manusia yang terbaharukan,” tuturnya berapi-api Menurut Habibie, mau tidak mau, pemerintah saat ini harus memfokuskan pengembangan pada SDM. Untuk itu, pendidikan serta riset dan teknologi harus bisa menjadi perhatian. Ia membandingkan, pada zaman ia masuk dalam pemerintahan pada masa Orde Baru dulu, perhatian terhadap teknologi ini sangatlah tinggi. Orang-orang pintar asal Indonesia ketika itu diminta untuk menimba ilmu di luar negeri, salah satunya untuk belajar soal teknologi dirgantara. Di masa sekarang, ucap Habibie, perhatian terhadap SDM dan ristek juga tidak boleh kalah penting dibandingkan sektor lainnya. (SURYA)
Hahahaha.. Saya sangat setuju dengan Pak Habibie.. Indonesia adalah Negeri Kaya tetapi Miskin !... Miris sekali memang nasibnya rakyat kecil di sini.. mungkin sekali cara pandang saya sedikit berbeda.. ataupun sekedar menambahkan.. di mana sumber daya manusia itu bukan hanya faktor kepandaian saja.. bukan hanya IQ yang tinggi.. kepandaian yang memukau.. Tetapi ada dua Faktor lagi yang akan mengendalikan kesuksesan dalam mencetak Sumber Daya Manusia yaitu faktor emosional dan spiritual.. EQ dan SQ.. ini merupakan faktor terpenting yang harus di benahi.. ketika orang orang yang pinter kuminter yang duduk di atas.. melupakan factor EQ dan SQ.. maka celakalah semuanya..
Indonesia Negeri kaya Spiritual tetapi miskin Spiritualitas.. Indonesia negeri berperikemanusiaan tapi miskin kemanusiaan.. Indonesia negeri persatuan tapi tidak bersatu.. Indonesia negeri berkerakyatan tetapi tidak membela rakyat.. dan Indonesia negeri berkeadilan sosial tanpa keadilan.. semua hanya di nilai dari lahiriah saja.. hanya semata angan angan dan nafsu duniawi.. Krisis Multi Dimensi.. Krisis Moral Yang Luar Biasa.. Akhlak yang semakin jauh dengan akhlak ISLAM.. Ketuhanan yang tanpa TUHAN.. sungguh sebenarnya semua itu tiada bernilai jika ditukarkan dengan seluruh harta yang ada di bumi
sejujurnya kadang terpikir dan terbersit dalam pikiran dan hati nurani.. akan kemana negeri ini setahun dua tahun lagi.. manusianya semakin melupakan EQ dan SQ.. melupakan kehidupan bathiniahnya.. menata diri menuju Illahi.. sungguh mereka sanggup bersumpah DEMI ALLAH.. dengan Kitab Suci dan mereka tetap mengingkarinya.. sungguh sebenarnya SIKSA itu sangat PEDIH.. sungguh AZAB itu sangat PEDIH.. semua akan masuk dalam masa PERCEPATAN dan bersiap siaplah.. karena semua akan Semakin CEPAT.. itu sudah menjadi KehendakNYA.. karena kita lupa akan diri kita sebenarnya.. Sumber daya manusia yang powerfull adalah yang seimbang antara ilmu.. emosi dan spiritualitasnya.. antara IQ, EQ dan SQ..
Mari semuanya melangkah menemukan Keseimbangan dalam diri agar kita dapat berbagi dan memberikan Keseimbangan kepada alam semesta..
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllll
Perseteruan KPK-Polri adalah Kesempatan Reformasi Total Kepolisian , Facebookers Pendukung KPK Demo Tanggal 8 November 2009 , Facebookers gabung segera dukung Bibit dan Chandra di Facebook , HMI dan BEM seluruh Indonesia mendukung KPK , Jangan Remehkan Dukungan Rakyat , Tim Independen KPK-POLRI Tim Pencari Fakta , Cicak Lawan Buaya Pemenangnya Godzilla






November 5th, 2009 - 01:42
Salam Takzim
Antara SQ dan EQ akan menuntun kearah yang baik, tetapi jika IQ dijalankan bersama EQ dan SQ maka arah yang dituju akan lebih baik lagi
Kekayaan yang melimpah tetapi IQ tak berpadu dengan EQ bahkan SQ maka kekayaan itu hanya jadi tontonan belaka
Salam Takzim Batavusqu
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:52
menjadai kuli di negeri sendiri bahkan itupun sekarang sulit.
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:06
Yah suliiitttt…
Jangan mengharap jadi kuli…
Harus menjadi Bos
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:07
Ayo semangat…
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:07
Semangat lagi…
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:08
semangat terussss
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:10
Yang penting semangaattt…
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:12
Sukses untuk semua…
Jangan mau dibilang miskin…
Ayo bangsa kita kaya…
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:35
Nilai sejati dari manusia adalah kekayaan yang ditanamkannya di akhirat.
Semua orang punya keindahan, tapi tidak semua orang bisa melihatnya.
Penting bagi orangtua untuk hidup sesuai apa yang mereka ajarkan
Berterima kasih kepada Tuhan untuk segala yang Anda miliki, percaya pada Tuhan untuk semua yang Anda perlukan.
Jika Anda mengisi hati dengan penyesalan masa lalu dan kecemasan-kecemasan hari esok, Anda tak punya hari ini untuk disyukuri
Kenangan bahagia tak pernah membosankan. Hidupkan kebali sesering yang Anda inginkan.
Rumah adalah tempat dimana kita paling sering menggerutu, tapi sering diperlakukan terbaik.
Manusia melihat penampilan luar, Tuhan melihat hati
Pilihan yang Anda buat hari ini, akan mempengaruhi hari esok
[Reply]
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:40
Laporan Bank Dunia adalah 100 juta penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan. Standarnya adalah mereka yang berpenghasilan US$ 2 atau kurang dari Rp.18ribu per hari. Jumlah ini dua kali lipat dari versi Biro Pusat Statistik yang mengklaim penduduk miskin Indonesia “hanya” sekitar 49 juta.
[Reply]
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:41
Jika kemiskinan seperti itu terjadi di negeri yang tandus, gersang, dan tanpa kekayaan alam yang berarti, tentu cukup bisa dimaklumi. Namun sungguh ironis, kemiskinan ini terjadi di negeri yang dikenal sangat kaya dan subur.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:41
Fakta yang lebih mencengangkan lagi adalah, kerap kemiskinan itu justru terjadi di daerah yang kekayaan alamnya melimpah ruah, atau justru di pusat sumber kekayaan alam itu. Di Papua, misalnya, sangat mengundang banyak pertanyaan mengapa masih terjadi busung lapar.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:46
Kekayaan alam di sana mampu meraih total pendapatan US$2,3 miliar pada tahun 2004, lalu meningkat US$ 4,2 miliar pada 2005. 50% penduduk kabupaten Jaya Wijaya yang merupakan daerah operasi Freeport hidup di bawah garis kemiskinan: 35% di antaranya hidup di daerah pembuangan (tailing) yang penuh dengan zat berbahaya. Tidak hanya itu, indeks pembangunan manusia Papua dengan indikator kesehatan dan pendidikan menduduki rangking 27, urutan lima terbawah di Indonesia . Memang, menurut data Badan Pusat Statistik, Papua yang memiliki cadangan emas terbesar di dunia justru tergolong provinsi dengan penduduk miskin terbesar.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:48
Melihat fakta-fakta yang cukup memprihatinkan di atas, dan cukuplah dengan kondisi yang kita rasakan sendiri hidup di Indonesia, pastilah ada yang keliru dengan pengelolaan kekayaan alam kita. Karena mustahil dengan kekayaan alam seperti Indonesia, rakyat kita masih terlalu banyak yang miskin, dilanda krisis harga minyak yang melambung, pendidikan mahal, sedangkan pendapatan cenderung stabil. Kemana kekayaan kita yang notabene harus digunakan semaksimal mungkin demi kesejahteraan/ kemakmuran rakyat.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 13:51
Eksploitasi kekayaan alam yang berhubungan dengan minya, gas, dan barang tambang lainnya di sektor umum selama ini jelas malah memberikan keuntungan luas biasa bagi perusahaan asing/ negara-negara Barat.
citromduro Reply:
November 6th, 2009 at 03:19
langsung repy dari atas biar tidak jauh scroolll
[Reply]
citromduro Reply:
November 6th, 2009 at 03:20
kaya tapi miskin
[Reply]
citromduro Reply:
November 6th, 2009 at 03:20
mending miskin tapi kaya
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:43
Menurut Habibie, mau tidak mau, pemerintah saat ini harus memfokuskan pengembangan pada SDM. Untuk itu, pendidikan serta riset dan teknologi harus bisa menjadi perhatian.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:47
Orang-orang pintar asal Indonesia ketika itu diminta untuk menimba ilmu di luar negeri, salah satunya untuk belajar soal teknologi dirgantara. Di masa sekarang, ucap Habibie, perhatian terhadap SDM dan ristek juga tidak boleh kalah penting dibandingkan sektor lainnya.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:48
Indonesia bisa saja menjadi superpower pada tahun 2045 apabila bisa sukses mengatasi sejumlah persoalan kompleks yang kini melanda.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:50
Kemiskinan bagi bangsa ini adalah komponen keempat setelah air, tanah dan langitnya. Hampir tidak pernah beranjak dari masa ke masa.
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:51
Sudah saatnya bangsa ini peduli dengan rakyatnya yang terus menjerit didera beban ekonomi yang kian berat. Pemerintah tidak selamanya beradalih hanya untuk menyelamatkan APBN agar tetap bernapas.
[Reply]
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:53
Sedangkan hampir sebagian besar rakyat kita sulit bernafas, atau mungkin tidak bisa bernapas lagi (mati kelaparan atau busung lapar) karena lilitan kemiskinan yang akut. Saatnya kita membangun kesadaran nasional untuk menyelamatkan bangsa ini.
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:02
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:13
Ada apa kangalam…?
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:49
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS….. .
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:51
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS….. ..
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:15
Sama Kang boed ..dah nyampe di Medan juga..
Nuhun
[Reply]
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 12:40
satu2nya jalan adalah berupaya meningkatkan potensi sumber daya manusia untuk mengolah sendiri potensi sumber daya alam yang tersedia melimpah.
[Reply]
Seti@wan Dirgant@Ra Reply:
December 11th, 2009 at 14:05
Salam Taksim kembali sobat.
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:44
Salam Takzim 1 untuk menjaga Keseimbangan
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:55
saya dibawahnya biar tetap seimbang
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:13
BIAR MAKIN SEIMBANG
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:18
Wah ketinggalaaannnzzxx
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:19
Wah kudu nerekel..atuhh
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:17
Wah jadi bimbang nih…
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:17
Harus nyari daun rimbang nih…
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:45
Salam Takzim 2 untuk menemukan Keseimbangan
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:55
saya dibawahnya biar tetap nemu yg seimbang
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:15
nemuin keimbangan
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:20
Wah nyari timbangan dulu deh…
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:21
Sabar lagi nyari timbaangann
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:46
Salam Takzim 3 untuk memberikan Keseimbangan
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:56
saya dibawahnya untuk menerima yg seimbang
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:22
Timbangan gantung nggak ada tuh ..
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:23
timbangan mobil saja,,,
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:24
Ya gak apa-apa…
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:47
Salam Takzim 4 agar Keseimbangan dapat berbagi
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:57
berbagi untuk keseimbangan
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:18
ikutan membagi keseimbangan
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:47
Salam Takzim 5 agar Keseimbangan dapat berbagi dengan alam
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 20:57
agar alam memberi keseimbangan
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:20
Alamendah penuh keseimbangan
Wekekekekek
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:48
Salam Takzim 6 agar Keseimbangan dapat berbagi dengan semesta
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:04
akur
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:48
Salam Takzim 7 agar Keseimbangan dapat berbagi diri dan alam semesta
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:05
sapuk
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:50
Salam Takzim 8 agar Keseimbangan antara IQ, EQ dan SQ benar benar Setimbang
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:06
sepakaaaatt
[Reply]
November 5th, 2009 - 01:51
Salam Takzim 9 untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:06
sepakaaat pisan
[Reply]
alamendah Reply:
November 6th, 2009 at 06:31
SETUJU…
[Reply]
November 5th, 2009 - 06:07
Nggak selalu ekstrim gitu kok Kang.
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:07
ya
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:25
Teu ngartossss
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:27
Upami eskrim nyahooo
[Reply]
November 5th, 2009 - 15:28
Para pejabatnya banyak yang korupsi…
[Reply]
Abula Reply:
November 5th, 2009 at 21:08
benar-benar cermin yang sangat jernih..
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:28
Ahh,,saur sahaa..?
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:10
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!.
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:29
Hebat pertamaaaxxzz
Terusss
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:27
yang kaya makin kaya
yang miskin makin miskin
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:30
Itukan lagu
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:35
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS…..
[Reply]
Dangstars Reply:
November 7th, 2009 at 16:31
Sama Kangboed sayapun dah terima
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:36
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS……
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:39
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS…….
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:43
KANGBOED BUKU ‘meraih-kenikmatan-ibadah’ SUDAH AMAN DALAM PELUKKANKU… THANKSSSSSS………
[Reply]
November 6th, 2009 - 06:46
yg paling tampak adalah kemiskinan hati nurani yg melanda negeri ini terlihat makin parah,
semoga kita masih mau mendengarkan nurani di saat bagaimanapun, amin.
salam.
[Reply]
November 8th, 2009 - 11:59
Kita mungkin terbiasa dengan slogan: biar miskin asal sombong….he..he..he.
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:11
Indonesia sebetulnya negara yang kaya.
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:16
Negara ini bisa dibilang miskin, terutama nasib penduduknya.
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:23
“Kita ini negeri kaya, tetapi miskin. Sumber daya alam melimpah, tetapi banyak penduduk miskin? Kenapa bisa begini? Apa solusinya?
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:38
kita harus mulai mengubah dari mengandalkan SDM menjadi berorientasi pada sumber daya manusia yang terbaharukan,
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:42
mau tidak mau, pemerintah saat ini harus memfokuskan pengembangan pada SDM.
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:46
pendidikan serta riset dan teknologi harus bisa menjadi perhatian.
[Reply]
December 20th, 2009 - 22:47
Indonesia adalah Negeri Kaya tetapi Miskin !……
[Reply]
December 20th, 2009 - 23:01
Miris sekali memang nasibnya rakyat kecil di sini..
[Reply]
December 20th, 2009 - 23:06
sumber daya manusia itu bukan hanya faktor kepandaian saja..
[Reply]
December 20th, 2009 - 23:08
bukan hanya IQ yang tinggi.. kepandaian yang memukau.. Tetapi ada dua Faktor lagi yang akan mengendalikan kesuksesan dalam mencetak Sumber Daya Manusia yaitu faktor emosional dan spiritual.. EQ dan SQ.. ini merupakan faktor terpenting yang harus di benahi.. ketika orang orang yang pinter kuminter yang duduk di atas.. melupakan factor EQ dan SQ.. maka celakalah semuanya..
[Reply]
citromduro Reply:
December 20th, 2009 at 23:11
kaya harta dan kaya hati
[Reply]
December 20th, 2009 - 23:10
selamat malam kang abula
[Reply]
December 20th, 2009 - 23:11
Indonesia Negeri kaya Spiritual tetapi miskin Spiritualitas..
[Reply]